MEDAN, Radar Hukum (28/6) – Ketua Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara, Yusril Mahendra Butarbutar, menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPR RI Musa Rajekshah (Ijeck) atas pembangunan Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif di Desa Pangurabaan, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Masjid tersebut dibangun sebagai bentuk penghormatan kepada pendiri HMI, Lafran Pane, sekaligus menjadi bagian dari program pembangunan 99 masjid yang diinisiasi Yayasan Haji Anif (YHA).
Yusril menilai pembangunan rumah ibadah yang mengabadikan nama pendiri HMI merupakan bentuk kepedulian terhadap sejarah dan nilai-nilai perjuangan organisasi mahasiswa Islam terbesar di Indonesia tersebut.
“Kami sebagai kader HMI mengucapkan terima kasih kepada Bang Musa Rajekshah. Pembangunan masjid ini menjadi bentuk penghormatan kepada pendiri HMI sekaligus pengingat bagi generasi penerus akan jasa Lafran Pane,” ujarnya, Minggu (28/6/2026).
Menurut Yusril, Musa Rajekshah merupakan tokoh yang selama ini menunjukkan kepedulian terhadap kemajuan organisasi kemahasiswaan, khususnya HMI, serta pembangunan di Sumatera Utara.
Ia juga menyebut keberadaan Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif akan menjadi simbol penghormatan yang dapat dikenang oleh kader HMI di seluruh Indonesia.
“Semoga kebaikan yang dilakukan Bang Ijeck bersama Yayasan Haji Anif mendapat balasan dari Allah SWT dan membawa manfaat bagi masyarakat serta kader HMI,” katanya.
Sebagai informasi, Lafran Pane mendirikan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Yogyakarta pada 5 Februari 1947 bersama 14 mahasiswa Sekolah Tinggi Islam (STI). Hingga kini, HMI telah berkembang menjadi salah satu organisasi kemahasiswaan terbesar yang memiliki cabang di berbagai daerah di Indonesia.
Pembangunan Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif diharapkan tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga menjadi pengingat akan nilai perjuangan, keislaman, dan kebangsaan yang diwariskan oleh pendiri HMI kepada generasi penerus. (red)











