FABEM Sumut Pasang Mata ke Syahganda, 100 Hari Jadi Penentu Nasib di Bakom RI

Foto Bersama usai Konsolidasi DPW FABEM SUMUT Di Medan.

Medan | Radar Hukum - (09/10) DPW Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) Sumatera utata mewanti-wanti Syahganda Nainggolan untuk 100 hari kerja ke depan sebagai Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Pemerintah Probowo.

“Kita dari Fabem siap mengawal 100 hari kerja Syahganda Nainggolan di Bakom RI. Apakah dia mampu atau tidak, nanti hasilnya kita sampaikan jika setelah lewat 100 kerja,” ungkap Ketua DPW FABEM Sumut Rinno Hadinata di Medan, Rabu 7 Oktober 2026.

Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan telah memberikan klarifikasi terkait beredarnya video lawas dirinya yang meminta posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk diganti.

Syahganda menegaskan bahwa video wawancara podcast yang viral di media sosial tersebut direkam saat ia belum menjabat di pemerintahan.

“Nah, kalau video lama saya ya yang beredar kemudian dibilang setelah dilantik, kan sebenarnya mereka melanggar prinsip-prinsip jurnalisme kan. Karena setelah saya dilantik, saya baru sekali ketemu media, ketemu wartawan,” tegas Syahganda setelah serah terima jabatan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Selasa (6/10/2026).

Menurut Rinno, Syahganda Nainggolan harus mampu berperan tunggal sebagai Kepala Bakom RI dalam tugasnya membantu Presiden Prabowo dalam berkomunikasi kepada rakyat. Jangan sampai terulang lagi situasi 10 tahun terakhir dimana pemerintahan sebelumnya.

“Kalimat multi rafsir jangan sampai keluar dari Syahganda ke publik mulai saat ini. Jangan sampai Presiden Prabowo menjadi korban di ruang netizen Indonesia. Ini kita ingatkan karena rekam jejak Syahganda kita tau dan bisa kita lihat bersama. Kalau terjadi, berarti Syahganda gagal dan layak keluar dari Bakom,” katanya.

Rinno pun berharap Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan menjadi penghubung komunikasi yang baik antara Prabowo dengan rakyat. Mampu menterjemahkan apa yang diinginkan danbdisampaikan Prabowo kepada lapisan masyarakat.

“Tugas memang berat, tetapi kalau tidak berat bukan Syahganda Nainggolan orangnya. Beliau pasti mampu meredam kegaduhan di ruang publik, terutama di ruang netizen Indonesia yang luar biasa beraninya,” tutupnya.

Syahganda Nainggolan pun memastikan dirinya akan sepenuhnya tunduk dan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo. Meski pandangan kritisnya di masa lalu saat posisinya berada di luar pemerintahan beredar viral di media sosial. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *