Pematangsiantar | Radar Hukum. Penutupan Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) Tingkat Provinsi Sumatera Utara ke-XIII berlangsung khidmat dan meriah di Kota Pematangsiantar, Rabu (24/6/2026). Ribuan peserta, pendamping, serta masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti rangkaian acara yang menghadirkan Tuan Guru Batak (TGB) Syeikh Dr. H. Ahmad Sabban El-Rahmaniy Rajagukguk, M.A., dan penyanyi religi nasional Haddad Alwi.
Dalam tausiyahnya, TGB Syeikh Sabban Rajagukguk menyampaikan bahwa pelaksanaan FASI Sumut XIII bertepatan dengan momentum Hari Asyura yang memiliki nilai sejarah dan spiritual yang sangat penting dalam perjalanan para nabi dan rasul. Ia mengajak generasi muda Islam menjadikan Hari Asyura sebagai momentum memperkuat keimanan, keteguhan hati, serta meneladani semangat pengorbanan.
Selain itu, TGB juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, serta membangun kehidupan bermasyarakat yang berlandaskan kasih sayang, toleransi, dan saling menghormati.
“Generasi muda harus tumbuh menjadi pribadi yang mencintai bangsa, menghormati perbedaan, menjunjung tinggi kerukunan, serta menebarkan kasih sayang kepada seluruh umat manusia,” ujar TGB di hadapan ribuan peserta.
Suasana religius semakin terasa saat Haddad Alwi tampil membawakan konser sholawat pada malam penutupan. Melalui lantunan sholawat dan pesan-pesan keislaman, ia mengajak masyarakat menjadikan Hari Asyura sebagai momentum meningkatkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Acara penutupan turut dihadiri Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi beserta istri dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pematangsiantar, yang menunjukkan dukungan terhadap pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan.
Ketua DPD BKPRMI Kota Pematangsiantar, Choir Parinduri, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan FASI Sumut XIII. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara panitia, pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat.
Senada dengan itu, Sekretaris Panitia, Muhammad Novrizal, mengatakan keberhasilan FASI Sumut XIII tidak lepas dari kerja sama seluruh panitia dan dukungan berbagai pemangku kepentingan, baik dalam bentuk tenaga, pemikiran, pendanaan, maupun jaringan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Wali Kota Pematangsiantar, para ulama, tokoh masyarakat, tokoh politik, dan seluruh stakeholder yang telah mendukung terselenggaranya FASI Sumut XIII. Semoga menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi pembinaan generasi muda Islam di Sumatera Utara,” ujarnya.
Penutupan FASI Sumut XIII tidak hanya menjadi ajang penyerahan penghargaan bagi para peserta, tetapi juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, menanamkan nilai-nilai keislaman, serta memperkokoh semangat persatuan dan kebangsaan di tengah masyarakat Sumatera Utara.
(Red)
