MEDAN | Radar Hukum - (18/07)
– Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan menghadirkan layanan PASPORIA (Paspor Ceria) pada kegiatan Car Free Night (CFN) di kawasan Kesawan, Kota Medan, Sabtu (18/7/2026). Program ini menjadi salah satu upaya Imigrasi Polonia mendekatkan pelayanan paspor kepada masyarakat sekaligus mendukung agenda Pemerintah Kota Medan.Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan, Rida Sah Putra, mengatakan kehadiran PASPORIA merupakan bentuk komitmen Imigrasi untuk terus hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat melalui pelayanan keimigrasian yang mudah diakses.
“Ini adalah salah satu wujud nyata Kantor Imigrasi Polonia yang berkomitmen terlibat dalam berbagai agenda Kota Medan,” ujar Rida Sah Putra.
Ia menjelaskan bahwa Imigrasi menjalankan tiga fungsi utama, yakni memberikan pelayanan kepada masyarakat, melaksanakan penegakan hukum keimigrasian, serta menjadi fasilitator pembangunan ekonomi. Melalui PASPORIA, pelayanan paspor dipadukan dengan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan paspor yang benar dan aman.
Pada pelaksanaan perdana PASPORIA di Car Free Night Kesawan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan menyediakan 25 kuota permohonan paspor. Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi M-Paspor, sementara pemohon diwajibkan membawa dokumen asli dan meterai Rp10.000 sesuai persyaratan yang telah ditentukan.
Selain memberikan pelayanan, petugas juga mengedukasi masyarakat mengenai bahaya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), khususnya bagi generasi muda yang ingin bekerja di luar negeri. Rida Sah Putra mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran pekerjaan dengan iming-iming gaji tinggi tanpa melalui prosedur resmi.

Ia juga menegaskan pentingnya mengurus paspor secara mandiri tanpa menggunakan jasa calo. Menurutnya, seluruh informasi mengenai persyaratan, biaya, dan mekanisme pelayanan telah dipublikasikan secara terbuka melalui kanal resmi Kantor Imigrasi.
“Kami mengajak masyarakat datang sendiri, mengurus sendiri, dan membuktikan sendiri bahwa seluruh pelayanan kami dilakukan secara transparan. Kami siap memberikan pelayanan terbaik dengan sepenuh hati,” katanya.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Rida Sah Putra memastikan layanan PASPORIA akan kembali hadir pada pelaksanaan Car Free Night dua pekan berikutnya dengan kuota awal tetap sebanyak 25 permohonan paspor. Penambahan kuota akan dievaluasi berdasarkan respons dan kebutuhan masyarakat.
Program PASPORIA diharapkan menjadi alternatif pelayanan keimigrasian yang lebih mudah dijangkau masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menggunakan paspor secara bijak dan sesuai ketentuan hukum. (Red)













